Lakukan 6 Tips Jitu Ini Jika Ingin Sukses Beternak Kelinci Hias!

Beternak Kelinci

Hewan seperti kelinci adalah jenis hewan yang bisa diternakkan karena mempunyai permintaan di pasaran. Adapun sebagian yang dijual untuk dijadikan konsumsi dan ada juga yang dijadikan hewan peliharaan karena sosoknya yang menggemaskan. Karena itu, beternak kelinci hias bisa menjadi peluang bisnis bagi Anda yang mungkin tertarik untuk mencobanya. Sebab, permintaan pasar kelinci hias ini tak ada matinya. Untuk itu, berikut ini beberapa tips beternak kelinci hias bagi pemula.

Jenis Kelinci

Untuk jenis kelinci yang umum diternakkan menjadi kelinci hias yaitu jenis kelinci anggora, dutch, dwarf, rex, lyon, polish, dan lop. Dan pastikan Anda memilih bakalan yang berkualitas, Ciri-ciri bakalan berkualitas bisa dilihat dari kelinci yang tampak sehat dan bulu bersih, halus, serta tak kusam. Tak ada cacat fisik pada tubuhnya dan pergerakannya terlihat aktif, tidak lesu.

Kandang Perkawinan

Siapkan kandang perkawinan yang dilengkapi dengan kotak yang berfungsi untuk tempat kelinci melahirkan. Kotak tersebut diberikan alas bulu atau kain agar kelinci merasa hangat. Kotak melahirkan bisa berukuran 40 cm × 40 cm × 10 cm. Ketika didalam kandang, induk kelinci yang sedang bunting harus merasa nyaman dan terbebas dari gangguan kelinci lainnya.

Mengawinkan Kelinci

Umumnya kelinci hias tipe sedang dikawinkan pada umur sekitar 5—6 bulan dan pada umur 7—8 bulan untuk kelinci hias tipe berat. Untuk perbandingan jantan dan betina pada saat kawin yaitu 1:10.

Baca Juga:
Wajib Anda Tau, Jenis Pakan Ikan Untuk Metode Aquaponik!
Tingkatkan Vigor Benih Tanaman dengan Teknik Ini, Mau Tau!
Manfaat Dibalik Kandungan Gizi Jamur Tiram yang Belum Anda Tau!

Berikan Pakan yang Tepat

Anda harus mengurangi pemberian sayur seperti kol dan kangkung. Kenapa? Hal ini dikarenakan kandungan air yang tinggi jadi urine yang dihasilkan berlebihan dan baunya tajam.

Rutin Memandikan Kelinci

Nilai jual dari beternak kelinci hias yaitu dilihat dari keindahan bulu. Karena itulah, Anda harus memandikan kelinci secara rutin untuk menjaga kebersihan serta menghindari kelinci dari kutu dan penyakit. Untuk memandikan kelinci Anda bisa memakai air bersih dan sampo bayi atau memakai sampo anak kucing. Kelinci yang habis dimandikan harus segera dikeringkan bulunya.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Selain memandikannya, Anda juga harus rutin merapikan bulu di sekitar anus agar tidak lembap dan tidak ada kotoran yang menempel. Bukan hanya itu, Anda juga harus rapikan bulu yang berada di telapak kaki.

Ikuti Kontes Kelinci Hias

Untuk kelinci yang sudah banyak memenangi berbagai kontes akan mempunyai nilai jual yang sangat tinggi. Tak hanya itu, anakan yang dihasilkan juga akan berharga tinggi. Anda bisa memberi aksesori jika Anda menyukainya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Lakukan 6 Tips Jitu Ini Jika Ingin Sukses Beternak Kelinci Hias!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Intip Jenis & Cara Pemberian Pakan Saat Ternak Kelinci

Pemberian Pakan Kelinci

Pemberian pakan kelinci seringkali tidak diperhatikan. Padahal, selain jenisnya, cara pemberian juga berperan penting dalam pertumbuhannya. Oleh karena itu, Anda harus mampu mengenali ragam jenis pakan kelinci dan cara pemberiannya.

Pakan pertama yang dikonsumsi oleh kelinci yang baru lahir adalah air susu induk. Air susu secara alami memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Jika dibandingkan dengan susu sapi, air susu indukan kelinci mengandung lebih banyak bahan kering, lemak, mineral, dan protein yang lebih banyak.

Jenis pakan kelinci berikutnya adalah hijauan. Hijauan bagi kelinci ini berupa rumput lapangan, daun kacang panjang, daun lamtoro, daun turi, daun kembang sepatu, daun ubi jalar, daun pepaya, daun jakung, dan daun kacang tanah. Kelinci juga bisa mengonsumsi limbah sayuran. Anda dapat memberi makan kelinci dengan sisa selada, wortel, kangkung, kol, sawi, ataupun caisim.

Pemberian pakan hijau ini sebaiknya sudah dilayukan terlebih dahulu. Jika hijauan tidak dilayukan terlebih dahulu, urine kelinci dapat berbau lebih menyengat. Selain itu, kelinci juga rawan mencret dan perutnya menjadi kembung. Kelinci juga rawan terpapar scabies yang menjadi penyebab kematian kelinci karena keracunan.

Baca Juga:
Ternyata, Pohon Pelindung Untuk Tanaman Cokelat Berdampak Negatif Juga Loh!
Yuk Cari Tau Perbedaan Antara Kayu Manis Ceylon dan Cessia
Ini Dia 5 Cara Atasi Kendala Saat Budidaya di Perkotaan, Mau Tau?

Kelinci juga senang mengonsumsi biji-bijian. Beragam pakan kelinci berupa biji-bijian meliputi jagung, padi, gandum, kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau. Kandungan utama dalam berbagai jenis biji ini adalah protein.

Selain biji-bijian tadi, Anda dapat memberikan nutrisi terbaik untuk kelinci dengan bungkil kelapa, dedak, bekatul, bungkil tahu, ataupun bungkil kacang tanah.

Pakan biji-bijian sebaiknya diberikan dalam keadaan sudah ditumbuk. Porsi yang dihidangkan pun tidak sebanyak pakan lainnya, yakni hanya berkisar 150—250 gram untuk satu ekor dalam satu hari. Kelinci juga tidak akan menolak jika diberi pakan berupa jerami kering. Salah satu keunggulan pakan jerami kering adalah dapat mempercepat pertumbuhan gigi kelinci.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Selain jerami, Anda juga dapat memberikan pakan berupa hay. Hay adalah rumput yang dipotong menjelang berbunga. Hay kemudian diawetkan agar kandungan gizinya tidak rusak dan kandungan serat kasarnya meningkat. Kelinci juga dapat mengonsumsi berbagai jenis umbi-umbian seperti talas, ubi jalar, singkong (direbus terlebih dahulu), dan jenis umbi lainnya.

Terakhir, Anda dapat memberikan pakan kelinci berpa konsentrat. Pakan ini diberikan untuk menguatkan nilai gizi pakan kelinci lainnya. Konsentrat sendiri adalah pakan pabrikan yang diolah dari bekatul, bungkil kelapa, ampas tahu, ampas tapioka, dan sebagainya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Yuk Intip Jenis & Cara Pemberian Pakan Saat Ternak Kelinci” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3