Tingkatkan Vigor Benih Tanaman dengan Teknik Ini, Mau Tau!

Tingkatkan Vigor Benih

Sebagian pengusaha hanya ingin menggunakan bibit yang unggul karena bervigor tinggi sehingga mampu menunjukkan perkecambahan yang seragam dan menghasilkan bibit yang tumbuh dengan baik. Kemampuan vigor benih juga memengaruhi lamanya proses pemeliharaan tanaman yang akan berdampak pada biaya. Semakin cepat proses pemeliharaan, akan menghemat biaya pemeliharaan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mempelajari ilmu tentang manipulasi vigor benih untuk meningkatkan keuntungan dalam usaha pembibitan. Meskipun, benih yang dihasilkan tidak memiliki kemampuan vigor yang baik.

Ada banyak teknik untuk memperbaiki kondisi benih sehingga layak dibesarkan. Salah satunya adalah teknik priming. Priming benih merupakan strategi pratanam yang berfungsi untuk memengaruhi perkecambahan benih dan pertumbuhan bibit dengan cara memberikan pengaruh terhadap aktivitas metabolik sebelum benih berkecambah.

Proses tersebut dilakukan dengan cara perlakuan hidrasi. Benih dikondisikan untuk mampu menyerap air sebelum radikula muncul. Selama proses priming terjadi pada benih, secara parsial benih sudah terhidrasi sehingga aktivitas metabolisme benih berjalan dengan baik. Namun, ketika radikula muncul, harus segera dicegah, lalu benih dikeringkan agar kembali ke tingkat kelembapan asalnya.

Baca Juga:
Manfaat Dibalik Kandungan Gizi Jamur Tiram yang Belum Anda Tau!
Tak Hanya Tanah, Ternyata Batu Split Bisa Dijadikan Media Tanam Loh!
Mau Tau Kiat Sukses Saat Menjalankan Usaha Jamur Tiram!

Teknik ini merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan vigor benih dan bibit. Efek samping dari teknik priming yang dilakukan pada benih adalah meningkatkan kecepatan, keseragaman, dan persentase perkecambahan. Selain itu, mampu menghasilkan tanaman dengan kualitas baik sama seperti benih yang memang berkualitas vigor yang baik.

Efek dari teknik priming sudah terbukti secara efektif pada jenis-jenis tanaman pertanian. Teknik priming juga digunakan oleh petani untuk meningkatkan kualitas hasil panen tanaman. Teknik priming yang dilakukan pada kondisi lembap dapat memicu kemunculan embrio untuk jenis benih yang memerlukan pemasakan lanjutan, seperti kesambi dan jati.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Cara kerja metode priming juga mampu memperbaiki metabolisme dan genetik melalui terselesaikannya tahap I dan II dari imbisisi benih.

Metode dari teknik priming sendiri ada banyak, yaitu hydropriming (perendaman dalam air), halopriming (perendaman dalam larutan garam inorganik), biopriming, osmopriming atau osmoconditioning (perendaman dalam larutan osmotik organik), dan solid matrik priming atau matriconditioning.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Tingkatkan Vigor Benih Tanaman dengan Teknik Ini, Mau Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tak Hanya Tanah, Ternyata Batu Split Bisa Dijadikan Media Tanam Loh!

Batu Split

Batu split sering dijadikan sebagai salah satu bahan baku pembuatan bangunan. Batu ini merupakan cacahan atau pecahan kecil dari batu berukuran besar. Saat ini batu tersebut bisa dijadikan sebagai media tanam sayur. Yuk, simak penjelasannya.

Batu split bisa dipakai oleh para petani yang menanam berbagai sayuran organik. Namun, batu ini miskin nutrisi. Oleh karena itu, jika akan digunakan sebagai media tanam, Anda memerlukan nutrisi tambahan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Tanpa nutrisi tanaman, batu ini hanya menjadi penopang tanaman dan tanaman akan tumbuh tidak sempurna karena tidak ada nutrisi.

Berkebun dengan batu split lebih baik dilakukan pada greenhouse agar lebih memudahkan Anda mengontrol tanaman dari serangan hama dan penyakit dan tanaman dapat tumbuh lebih mudah.

A. Persiapan

Persiapan yang harus Anda lakukan adalah siapkan bak yang terbuat dari kayu berukuran 0,4 m × 24 m × 0,1 m. Setelah itu, buatlah jarak tanam dengan ukuran 10 cm × 10 cm. Total populasi tanaman yang dapat tumbuh pada ukuran bak tersebut adalah 96 tanaman. Langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah membersihkan batu split dari lumut, kotoran, dan endapan nutrisi.

Pembersihan batu split dapat dilakukan dengn cara mengalirkan air bersih ke dalam bak. Pencucian media batu berfungsi untuk mencegah kontaminasi penyakit yang disebabkan oleh cendawan atau lumut yang tumbuh pada media batu. Selain itu, pencucian juga berfungsi meluruhkan endapan nutrisi yang dapat menjadi racun bagi tanaman.

Baca Juga:
Mau Tau Kiat Sukses Saat Menjalankan Usaha Jamur Tiram!
Jenis Tanaman Kayu yang Bisa Dibudidayakan di Dataran Rendah, Apa Saja Ya!
Rahasia Pola Hidup Sehat Kaum Hawa, Ternyata Konsumsi Buah Ini!

B. Penanaman

Proses penanaman dapat diawali menanam bibit dengan jarak tanam yang digunakan adalah 10 cm × 10 cm pada media yang sudah dibersihkan. Masukkan nutrisi dengan cara mengalirkannya ke dalam bak melalui pipa PVC berdiameter ¾ inci atau setara 2 cm. Pipa dilobangi dengan paku yang dipanaskan dengan jarak 10 cm.

Benih harus disemai terlebih dahulu pada media tanah yang ditempatkan dalam wadah plastik. Setelah muncul 3—4 daun, bibit siap dipindahkan ke dalam bak. Anda harus berhati-hati saat memindahkan bibit agar akarnya tidak terpotong. Jika akar tanaman terpotong, tumbuhan akan stres dan mati.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

C. Tips Dalam Pemeliharaan

Agar nutrisi mengalir merata ke seluruh bak, buat bak miring dengan sudut 15°. Pada ujung bak, berikan lubang agar nutrisi kembali pada bak penampungan serta tidak terbuang dan mengendap. Sumber nutrisi berasal dari campuran 20 kg kompos, 20 kg kotoran sapi, dan 20 kg kotoran ayam yang telah terfermentasi.

Jika tanaman menguning, padahal pemberian nutrisi tetap pada dosis yang dianjurkan, berarti nutrisi sudah harus diganti.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Tak Hanya Tanah, Ternyata Batu Split Bisa Dijadikan Media Tanam Loh!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Paranet untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3